Batam - Kabar gembira bagi para pegawai honorer di seluruh Indonesia,
termasuk Kepri. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (Menpan dan RB) Azwar Abubakar memastikan pemerintah akan
segera mengangkat sekitar 530 ribu pegawai honorer kategori dua (K2)
menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pemerintah juga akan menerima
60 ribu-70 ribu PNS tahun depan.
Kepastian ini disampaikan Azwar
Abubakar dalam acara halal bihalal bersama masyarakat Aceh di Hotel
Planet Holiday, Sei Jodoh, Kota Batam, Jumat (14/9) malam. "Saat ini,
honorer K2 akan kita uji," kata Azwar.
Menurut Azwar,
pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi CPNS dilakukan sesuai kebutuhan
dan kemampuan keuangan negara berdasarkan formasi sampai dengan tahun
anggaran 2014.
Azwar menjelaskan ada tiga materi ujian bagi tenaga honerer K2
sebelum diangkat menjadi CPNS, yakni ujian kepribadian, pengetahuan
intelektual dan wawasan kebangsaan. "Jadi, PNS harus memiliki itu,"
imbuhnya.
Selain memastikan pengangkatan pegawai hononer K2,
dalam kesempatan itu Azwar juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk
membuka kembali penerimaan CPNS pada 2013. Ia menyatakan pemerintah akan
menerima 60 ribu-70 ribu CPNS pada tahun depan untuk mengisi formasi
yang akan ditinggalkan 120 ribu PNS yang memasuki masa pensiun.
"Karena keterbatasan anggaran, kita hanya membuka untuk sekitar 50
persen sampai 60 persen saja dari jumlah PNS yang pensiun," jelasnya.
Ia
memperkirakan penerimaan CPNS tahun depan akan mengalami peningkatan
jumlah peserta yang sangat besar. Hal ini mengingat ini adalah kali
pertama pemerintah membuka kembali penerimaan CPNS dalam jumlah besar
pasca-penghentian sementara (moratorium) penerimaan CPNS yang dilakukan
sejak beberapa tahun terakhir.
Azwar mengatakan, kran penerimaan
CPNS tidak hanya dibuka bagi instansi pemerintah pusat, tetapi juga bagi
pemerintah daerah. Namun, lanjut dia, pemerintah pusat tetap mewajibkan
usulan pengangkatan CPNS disertai penghitungan jumlah kebutuhan
pegawai, hasil analisis jabatan dan hasil analisis beban kerja.
Penerimaan CPNS, khususnya di tingkat pemerintah provinsi,
kabupaten/kota, tandas dia, juga harus memenuhi syarat belanja pegawai
di APBD kurang dari 50 persen. Bagi daerah yang belanja pegawainya
melebihi 50 persen dari APBD, ujar dia, tidak boleh menerima CPNS.
"PNS
bisa dibuka pada daerah yang belanja pegawainya tidak lebih dari 50
persen dari APBD. Jika sudah melebihi dari 50 persen, tidak boleh lagi
ada penerimaan CPNS," tegasnya.
Menurut Azwar, ketentuan ini
sudah disosialisasikan ke seluruh pemerintah daerah di tingkat provinsi
dan kabupaten/kota. "Kita sudah melatih sebanyak 4.200 orang analisis
jabatan," katanya.
Batam Butuh 2.950 PNS
Sementara
itu, berdasarkan penghitungan 2011, Pemerintah Kota (Pemko) Batam masih
kekurangan sebanyak 2.950 PNS. Jumlah kebutuhan PNS di lingkungan Pemko
Batam mencapai 8.816 orang, sementara yang ada saat ini baru 5.866
orang.
Kasubbid Pengadaan dan Mutasi Badan Kepegawaian dan Diklat
(BKD) Kota Batam, Iskandar menyebutkan, kebutuhan PNS di lingkungan
Pemko Batam tersebut meliputi jabatan struktural, guru serta tenaga
kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.
Jabatan struktural di
Pemko Batam mencapai 3.643 formasi sementara yang terisi baru 2.576.
Sedangkan untuk guru, total kebutuhan mencapai 4.158 orang di mana saat
ini baru tersedia 2.438 guru.
Lalu tenaga kesehatan yang sudah ada saat ini sebanyak 852 orang,
sementara kebutuhan 1.015 orang. "Sehingga untuk jabatan struktural
masih dibutuhkan 1.067 orang, guru 1.720 orang dan tenaga kesehatan 163
orang," ungkap Iskandar.
Selain itu, Pemko Batam juga membutuhkan
pegawai yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Seperti pegawai di
bidang penyuluhan pertanian sebanyak 3 orang, penyuluh Keluarga
Berencana (KB) 76 orang dan pengawas ketenagakerjaan 22 orang.
"Untuk tenaga penyuluhan KB, akan ditempatkan di 12 kecamatan dan 64
kelurahan yang ada di Kota Batam. Semua itu sesuai dengan peraturan
Menpan dan RB Nomor 26 Tahun 2011," jelasnya.
Menurut Iskandar,
untuk tahun 2012 ini, masih belum ada rencana penerimaan PNS baru di
lingkungan Pemko batam. Masih menunggu kebijakan pemerintah pusat dalam
pengangkatan calon PNS. Pengangkatan PNS kemungkinan dilakukan terhadap
174 honorer kategori 1 (K1) yang 17 di antaranya adalah guru, tenaga
kesehatan serta tenaga teknis.
"Kita belum buat anjab (analisa
jabatan), ABK (analisa beban kerja), penghitungan jumlah PNS serta
budgeting. Makanya kemungkinan besar tidak ada membuka lowongan PNS
tahun ini. Setelah selesai, nanti baru bisa diputuskan menerima atau
tidak," katanya.
Kepala BKD Kota Batam, Firmansyah menjelaskan,
saat ini terdapat sebanyak 174 honorer kategori 1 di lingkungan Pemko
Batam. Honorer kategori 1 merupakan tenaga honorer yang digaji APBN atau
APBD. Sedangkan honorer kategori II, ada sebanyak 774 orang.
Honorer kategori 2 merupakan tenaga honorer yang gajinya berasal di
luar APBN atau APBD. "Kemungkinan besar mereka akan dijadikan PNS pada
tahun 2013 atau 2014 nanti. Tergantung kebijakan dari pemerintah pusat,"
jelasnya.
(007-inilah)
Sumber : The Globe Journal
Minggu, 16 September 2012
Jumpa Masyarakat Aceh, Menpan Janji Angkat 530 Ribu Honorer
17.40
No comments












0 komentar:
Poskan Komentar